Menurut Pengabean (1981:5), bahasa
adalah suatu sistem yang mengutarakan dan melaporkan apa yang terjadi pada
sistem saraf.
Menurut Soejono (1983:01), bahasa
adalah suatu sarana perhubungan rohani yang amat penting dalam hidup bersama.
Menurut Syamsuddin (1986:2), beliau
memberi dua pengertian bahasa.
· Bahasa adalah alat yang dipakai untuk membentuk
pikiran dan perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk
mempengaruhi dan dipengaruhi.
· Bahasa adalah
tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas
dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.
Definisi lain, Bahasa adalah suatu bentuk dan bukan
suatu keadaan (lenguage may be form and not matter) atau sesuatu sistem lambang
bunyi yang arbitrer, atau juga suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem,
suatu sistem dari suatu tatanan atau suatu tatanan dalam sistem-sistem.
Pengertian tersebut dikemukakan oleh Mackey
(1986:12).
Menurut Tarigan (1989:4), memberikan
dua definisi bahasa.
·
bahasa adalah suatu sistem yang sistematis, barang
kali juga untuk sistem generatif.
·
bahasa adalah
seperangkat lambang-lambang mana suka atau simbol-simbol arbitrer.
Menurut Santoso (1990:1), bahasa
adalah rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia secara sadar.
Hampir sama dengan pendapat Wibowo, Walija (1996:4), mengungkapkan definisi bahasa ialah komunikasi yang
paling lengkap dan efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan
pendapat kepada orang lain.
Menurut Wibowo (2001:3), bahasa
adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh
alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat
berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran.
Menurut Keraf dalam Smarapradhipa
(2005:1), memberikan dua pengertian bahasa.
· bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota
masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
· bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan
simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.
Menurut Owen dalam Stiawan (2006:1),
menjelaskan definisi bahasa yaitu language can be defined as a socially shared
combinations of those symbols and rule governed combinations of those symbols
(bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang diterima secara sosial atau
sistem konvensional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol
yang dikehendaki dan kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan).


0 komentar:
Posting Komentar